Tentang Blog

Bhagavad Gita 9.1-2:

śrī-bhagavān uvāca

idaṁ tu te guhyatamaṁ pravakṣyāmy anasūyave

jñānaṁ vijñāna-sahitaṁ yaj jñātvā mokṣyase ‘śubhāt

Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa bersabda: Arjuna yang baik hati,

oleh karena engkau tidak pernah iri hati kepada-Ku, Aku akan menyampaikan

pengetahuan dan keinsafan yang paling rahasia ini kepadamu.

Dengan mengenal pengetahuan rahasia dan keinsafan ini,

engkau akan dibebaskan dari kesengsaraan kehidupan material

rāja-vidyā rāja-guhyaṁ pavitram idam uttamam

pratyakṣāvagamaṁ dharmyaṁ su-sukhaṁ kartum avyayam

Pengetahuan ini adalah raja pendidikan, yang paling rahasia di antara

segala rahasia. Inilah pengetahuan yang paling murni, pengetahuan

ini adalah kesempurnaan dharma, karena memungkinkan seseorang

melihat sang diri secara langsung melalui keinsafan. Pengetahuan ini

kekal dan dilaksanakan dengan riang

Hare Krishna!

Segala pujian kepada Sri Krishna Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa, segala pujian kepada para guru kerohanian, segala pujian kepada Srila Prabhupada dan Maharaj Kavichandra, segala pujian kepada para pembaca. Mohon kiranya berkenan menerima sembah sujud saya.

Sebuah buku yang tidak asing lagi di telinga beberapa ilmuwan, dosen dan para sarjana di dunia. Bhagavad Gita artinya adalah nyanyian suci dari Tuhan Yang Maha Esa. Bhagavad Gita begitu terkenal di kalangan intelektual karena kitab suci ini sangat dapat dijadikan sebagai pedoman, di mana pun, kapan pun dan oleh siapa pun. Memang, kitab yang satu ini memiliki banyak versi, tergantung siapa penerjemahnya. Tetapi, yang umum dipakai di dunia adalah Bhagavad Gita As It Is (Menurut Aslinya) terjemahan dari Sri Srimad A.C. Bhaktivedanta Svami Prabhupada (Prabhupada) yang lahir di Calcutta, India pada tahun 1896. Pada tahun 1965, Prabhupada datang ke Amerika Serikat dengan maksud menyampaikan ajaran kerohanian ini yang juga merupakan tugas dari gurunya di India. Sebelumnya banyak senior beliau datang ke Amerika Serikat dengan maksud yang sama, tetapi hasilnya mereka jatuh ke dalam nikmatnya dunia material. Banyak yang melarang Prabhupada untuk datang ke Amerika Serikat karena takut Prabhupada akan mengalami hal yang sama. Tetapi, Prabhupada tidak pesimis. Sesampai di New York, Amerika Serikat, beliau begitu sedih melihat warga Amerika Serikat yang tenggelam pada kenikmatan duniawi, hingga beliau berdoa pada Krishna, Kepribadian Tuhan Yang Maha Esa agar dapat mengemban tugas ini dengan sukses. Pada saat yang sama, beliau sama sekali tak berbekal uang sepeser pun.

Di sudut kota Amerika Serikat, beliau duduk di bawah, menyanyikan lagu-lagu pujian kepada Krishna. Banyak yang lalu lalang dihadapannya, mengira beliau orang yang aneh, yang berlalu lalang adalah orang mabuk-mabukan, dan berbagai macam orang. Hingga suatu saat, ada yang mulai bertanya sedang apa Prabhupada. Prabupada menjawab ia ingin menawarkan Veda, sebuah jalan keselamatan dengan menunjukkan beberapa buku yang dibawanya. Lama-kelamaan, orang-orang ikut bernyanyi dengan beliau. Ini videonya saat di San Fransisco. Hingga Prabhupada mendapatkan sebuah kedai kecil untuk memasarkan buku-bukunya. Kian lama buku-buku itu sangat laris hingga sampai kepada orang-orang besar. Termasuk John Lennon yang pernah berdiskusi dengan beliau. Goerge Harison, salah satu anggota The Beatles pun ikut menjadi murid Prabhupada. Ford, perusahaan mobil di Amerika Serikat juga ikut menjadi bagian. Singkat cerita, Prabhupada berhasil mengemban misi rohani ini hingga berdirinya ISKCON (International Society of Krishna Consciousness atau Masyarakat Kesadaran Krishna Internasional) di New York, Amerika Serikat pada tahun 1967. Dalam usia tua, beliau tetap mengemban misi ini dengan berkeliling dunia dan beliau juga pernah datang ke Indonesia.

ISKCON masih berdiri sampai sekarang dan memiliki cabang di berbagai negara di dunia, Inggris, Brazil, Indonesia, Jepang, Hong Kong, Taiwan, Eropa dan Afrika. Prabhupada telah berhasil mencetak guru-guru kerohanian dari negara-negara Barat. Sungguh usaha yang begitu mulia. Keberhasilan penyampaian ajaran kerohanian ini bukan semata-mata karena janji surga atau apapun, usaha ini dimulai dari nol dan hanya berdasarkan pada ilmu pengetahuan. Itulah sebab ISKCON begitu maju di dunia Barat.

Bhagavad Gita merupakan sebuah kitab suci yang memuat tentang ajaran-ajaran rohani agar kita terbebas dari keterikatan duniawi. Juga memberikan jawaban pasti atas apa yang tidak kita ketahui di dunia material ini. Buku ini tentunya dapat menuntun seseorang pada jalan cinta kasih dan sikap rendah hati terhadap semua makhluk hidup di dunia ini. Hukum karma dan reinkarnasi yang merupakan perbincangan menarik dibahas tuntas dalam kitab suci ini. Selain itu, hal yang terpenting adalah kitab suci ini menjelaskan jati diri kita yang sesungguhnya. Tentunya, orang-orang yang dapat menemukan jati diri adalah orang-orang yang bijaksana dan tunduk hati. Jika seseorang masih memiliki rasa keakuan yang begitu tinggi, maka sulit bagi mereka untuk mengerti jati diri, tujuan hidup dan kebenaran.

Semoga blog ini dapat memenuhi kebutuhan spiritual Anda.

Semoga para pencari kebenaran selalu dalam karunia Krishna, Tuhan Yang Maha Esa.

Hare Bol!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s