Dunia Material

   

Dunia material adalah tempat kita berada saat ini, tempat di mana Anda sedang membaca blog ini. Tuhan turun dalam wujud Maha Visnu atau Karanodakasayi Visnu dan berbaring di lautan penyebab. Dari pori-pori Beliau, muncul gelembung alam semesta yang terhingga jumlahnya, di mana pada masing-masing alam semesta Tuhan kembali masuk dengan wujud Garbhodakasayi Visnu. Dari pusar Garbhodakasayi Visnu muncul semacam bunga padma atau teratai dan dari bunga padma tersebut lahirlah Dewa Brahma sebagai ciptaan Tuhan yang pertama yang ditugaskan untuk mencipta dan menguasai dalam satu alam semesta. Jadi, di setiap alam semesta ada Dewa Brahma dengan jumlah kepala yang berbeda-beda. Pada alam semesta kita ini, beliau berkepala empat, sedangkan di alam semesta yang lain ada Dewa Brahma yang berkepala delapan, enam belas, tiga puluh dua, dan sebagainya.   

Dalam satu alam semesta ini, terdapat 14 susunan planet sebagai berikut:   

  1. Satyaloka/Brahmaloka (tempat tinggal Dewa Brahma)
  2. Tapaloka
  3. Janaloka (tempat tinggal Sapta Rsi)
  4. Mahaloka
  5. Svargaloka/Indraloka (tempat tinggal para Dewa dan Ashura yang berjumlah tiga puluh tiga juta/33.000.000)
  6. Bhuvarloka (tempat tinggal para raksasa dan roh halus)
  7. Bhurloka (tempat galaksi bimasakti termasuk tata surya dan bumi dan berbagai galaksi lainnya)
  8. Atala
  9. Vitala
  10. Sutala
  11. Talatala
  12. Mahatala
  13. Rasatala
  14. Patala (Pitaloka dan planet-planet neraka)

Dalam susunan planet tersebut terdapat tiga bagian yakni planet-planet atas atau alam halus atau alam surga (Satyaloka sampai Bhuvarloka), planet tengah atau planet halus dan kasar (Bhurloka), planet bawah atau alam kasar atau alam neraka (Atala sampai Patala).
   

Demikianlah susunan planet dalam alam semesta kita ini. Bahwa semuanya itu berada di dunia material yang suatu saat akan musnah oleh Dewa Siwa.
   

Dunia material ini hanyalah bersifat sementara, begitu juga kenikmatan-kenikmatan duniawi atau surgawi. Dunia material ini penuh dengan kesengsaraan. Dunia material adalah alam samsara di mana kita akan terus mengalami kelahiran hingga kita mampu melampaui tiga sifat alam yang memenjarakan kita di dunia material yang sementara dan menyengsarakan ini.
   

Dunia material itu ibarat gambar berikut:
   

   

Tentunya kita melihat bayangan pepohonan di air, seperti itulah dunia material. Ketika kita bercermin, maka kita akan melihat tangan kanan kita ada di kiri dan sebaliknya. Bayangan selalu terbalik dari aslinya. Ketika dunia rohani bersifat rohani, maka dunia material bersifat materialistis. Ketika dunia rohani kekal, maka dunia material bersifat sementara. Ketika dunia rohani penuh dengan kebahagiaan, maka dunia material bersifat menyengsarakan. Ketika badan Tuhan bersifat rohani, maka badan kita bersifat jasmani dan kasar. Bayangan merupakan kebalikan dari aslinya tetapi ia serupa. Di dalam dunia material ada yang serupa dengan dunia rohani, seperti bentuk badan kita, tetapi sifatnya berkebalikan, rohani-kekal >< duniawi-sementara.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s